Apa itu global warming?
Global warming atau pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi.
Penyebab pemanasan global menurut hasil penelitian yang telah dilakukan adalah karena meningkatnya jumlah emisi gas rumah kaca (green house gases) dalam atmosfer.
Gas rumah kaca adalah lapisan atmosfer yang menyelubungi bumi, gunanya adalah untuk tetap menjaga agar permukaan bumi berada pada temperatur normal sehingga bumi tetap hangat dan nyaman untuk ditinggali oleh mahluk hidup di dalamnya.
So, what is the problem?
Bumi kita pada dasarnya sangat membutuhkan adanya gas rumah kaca untuk kelangsungan mahluk hidup di dalamnya. Sebagai perbandingan planet mars yang tidak memiliki gas rumah kaca suhunya menjadi sangat dingin, rata-rata −32oC dan tidak nyaman untuk ditinggali. Namun karena ulah manusia sendirilah yang mengakibatkan bumi menjadi panas. Terutama aktifitas manusia yang berhubungan dengan penggunaan bahan bakar fosil (minyak bumi dan batubara), serta aktifitas lain yang berhubungan dengan hutan, pertanian, dan peternakan.
Kontributor terbesar pemanasan global saat ini adalah karbondioksida (CO2), metana (CH4) yang dihasilkan oleh agrikultur dan peternakan (terutama dari sistem pencernaan hewan-hewan ternak). Nitrogen oksida (NO) dan pupuk, dan gas-gas yang digunakan untuknya kulkas dan pendingin ruangan. Rusaknya hutan-hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2 juga makin memperparah keadaan, karena pohon-pohon yang mati akan melepaskan CO2 nya ke atmosfer dan akan menambah jumlah emisi gas rumah kaca.
Pemanasan global bisa mengancam kehidupan di planet bumi atau dengan kata lain pemanasan global merupakan ancaman terbesar di planet bumi. Fakta-fakta yang bisa dijadikan dasar atas pernyataan tersebut, antara lain:
1. Mencairnya es di kutub utara dan selatan.
Pemanasan global berdampak langsung pada mencairnya es di kutub utara dan selatan. Es di Greenland yang telah mencair mencapai 19 juta ton. Dengan menggunakan data es terbaru, serta model prediksi yang lebih akurat, Dr. H. J. Zwally, ahli iklim NASA, membuat prediksi yang sangat mencengangkan: HAMPIR SEMUA ES DI KUTUB UTARA AKAN LENYAP PADA AKHIR MUSIM PANAS 2012!.
2. Meningkatnya level permukaan air laut.
Mencairnya es di kutub utara dan kutub selatan berdampak langsung pada naiknya level permukaan air laut. Para ahli memperkirakan apabila seluruh Greenland mencair maka level permukaan air laut akan naik sampai dengan 7 meter dan cukup untuk menenggelamkan seluruh pantai, pelabuhan, dan dataran rendah di seluruh dunia.
3. Perubahan iklim/cuaca yang semakin ekstrim
Pemanasan global berimbas pada semakin ekstrimnya perubahan cuaca dan iklim di bumi. Pola curah hujan berubah-ubah tanpa dapat diprediksi sehingga menyebabkan banjir di suatu tempat, tetapi kekeringan di tempat lain. Topan dan badai tropis mulai bermunculan dengan kecenderungan semakin lama semakin kuat. Di Indonesia sendiri akhir-akhir ini sering terjadi badai yang mengganggu jalannya pelayaran dan pengangkutan baik melalui laut maupun udara.
4. Gelombang panas menjadi semakin panas
Pemanasan global mengakibatkan gelombang panas menjadi semakin sering terjadi dan semakin kuat. Gelombang panas ini bisa mematikan ratusan ikan air tawar, merusak hasil pertanian, memicu kebakaran hutan yang hebat, menyebabkan kekeringan parah serta membunuh hewan-hewan ternak, bahkan bisa mengakibatkan korban jiwa, karena kepanasan dan kekurangan cairan. Di Indonesia sendiri, khususnya di Pulau Jawa 2007 – 2008 suhu udara pernah mencapai 39oC.
5. Habisnya gletser/sumber air bersih dunia
Mencairnya gletser-gletser di dunia mengancam ketersediaan air bersih dan dalam jangka panjang akan turut menyebabkan level air laut. Saat ini gletser-gletser di dunia mencair hingga titik yang menghawatirkan, jumlah gletser di dunia yang hilang tidak kurang dari 8000 meter kubik.
Fakta-fakta di atas menunjukkan bahwa planet bumi sedang terus memanas, dan dapat dipastikan bahwa manusialah yang bertanggung jawab atas semua ini, oleh karena itu, kita harus menyelamatkan planet bumi ini agar kita bisa tetap tinggal. Apa yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan planet bumi ini?
Ada beberapa tips yang bisa kita lakukan, antara lain:
- Carilah sumber energi altenatif yang tidak menghasilkan emisi CO2, seperti tenaga matahari, air, dan angin.
- Matikan peralatan listrik jika tidak digunakan.
- Gunakan lampu hemat energi.
- Lakukan uji emisi dengan benar terhadap kendaraan bermotor untuk mengurangi pembuangan gas karbon serta dapat menjaga lingkungan dan menghemat bahan bakar.
- Hindari penggunaan suhu AC maksimal.
- Hemat dalam menggunakan air, misalnya jangan meninggalkan air dalam keadaan menetes.
- Hindari posisi stand by pada peralatan elektronik.
- Matikan lampu yang tidak terpakai.
- Matikan oven/microwave beberapa saat sebelum waktunya.
- Tanam pohon setiap ada kesempatan.
- Gunakan deterjen dan pembersih yang ramah lingkungan.
- Lestarikan hutan dengan mencegah penebangan liar dan pembakaran hutan.
- Kurangilah mengkonsumsi daging.
- Hindari fast food karena merupakan penghasil sampah terbesar di dunia.
- Gunakan kertas sehemat mungkin.
- Daur ulang aluminium, plastik, dan kertas.
- Jika menggunakan deodorant atau produk-produk semprot lainnya jangan menggunakan aerosol.
- Pastikan rumah Anda memiliki sirkulasi udara yang baik.
- Untuk kesegaran ruangan tempatkan tumbuhan yang bisa hidup di dalam ruangan.
- Gunakan peralatan dengan baterei yang bisa diisi ulang.
Tips-tips tersebut tidak akan berarti, jika hanya menjadi bahan bacaan saja tanpa tindakan yang nyata, kita harus benar-benar mulai mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kita tidak perlu untuk mengambil langkah ekstrim untuk langsung berubah dalam waktu semalam, tetapi kita harus melakukannya secara bertahap dan konsisten demi untuk menyelamatkan bumi kita tercinta dan demi kelangsungan masa depan anak cucu kita.
(Dari berbagai sumber)



mampir nih git…
lama ya’g updet
iya di.. sedang dirapel nih.. salam