membeli komitmen karyawan

Perbincangan hangat beberapa rekan sekampus dalam WAG (whatsapp group) mengenai pentingnya kualitas dalam pengelolaan organisasi yang berawal dari proses rekrutmen dan seleksi, dan sependek pengetahuan saya kualitas SDM dapat dibangun dengan kemauan dan komitmen yang kuat dari hulu ke hilir. Dari pucuk pimpinan yang memberi tauladan hingga karyawan komponen terbawah. Diskusi tersebut menyebabkan saya menemukan kembali ghirah nge-blog yang telah lama memudar. Alhamdulillah.. πŸ™‚Β  Continue reading

mengatasi para Complainer..

Manusia adalah makhluk sosial yang pintar dan selalu terus berkembang. Dari segi kepribadian, dapat dikatakan manusia adalah makhluk yang serupa tapi tak sama. Serupa dalam hal bentuk, tujuan hidup, serta β€œfasilitas” yang diberikan Allah SWT dan tidak sama berlaku dalam hal sifat, pola pikir, ataupun tingkah laku. Yang terakhir, yaitu tingkah laku atau karakter, bila dikaitkan dengan organisasi ada enam tipe karakter yang sulit menurut Lawson yaitu aggressive, complainer, unresponsive/silent, super aggreable, negativist, dan know it – all expert.

Walaupun masing-masing karakter tersebut digolongkan dalam tipikal karakter yang sulit namun menurut para ahli pengembangan diri setiap karakter pada manusia bisa berubah menjadi lebih baik jika ada keyakinan dan kemauan intrinsik dari manusia tersebut, karena pada dasarnya setiap manusia memiliki sifat baik dalam dirinya.

Kemudian yang jadi pertanyaan adalah bagaimana seandainya orang tersebut tidak mau berubah atau orang tersebut tidak mengetahui bahwa ada karakter dalam dirinya yang mengganggu kenyamanan orang lain, terutama dalam hubungan kerja yang membutuhkan team work yang solid untuk mencapai tujuan organisasi. Continue reading

investasi SDM: investasi sepanjang masa

Pernahkah organisasi atau perusahaan Anda melakukan survei menanyakan kepada para karyawannya β€œapakah Anda senang bekerja disini?” β€œSeberapa senang Anda bekerja disini?” Are you happy or not?

Isu tentang sumber daya manusia dalam suatu organisasi seakan tidak pernah mati, bahkan semakin berkembang seiring dengan perkembangan organisasi itu sendiri. Selain itu, manusia adalah sumber daya yang unik, dinamis, dan tidak mudah ditiru. Lain halnya dengan teknologi, mesin, maupun perangkat lain akan mengalami penurunan performa seiring dengan pemakaian yang terus menerus. Namun, manusia seiring dengan penambahan β€œjam terbang” akan semakin mumpuni dan matang keahliannya. Yup! Repetition is the mother of skills..

Continue reading

komitmen karyawan: mitos atau fakta?

Sumber daya manusia atau karyawan merupakan nyawa bagi sebuah organisasi/perusahaan. Begitu banyak strategi yang dilakukan perusahaan untuk membuat komitmen dan kinerjanya meningkat, misalnya melalui antara lain gaji pokok yang besar plus skema bonus yang ciamik sudah menanti. Bisa juga pemenuhan fasilitas-fasilitas standar seperti ruangan ber-AC, komputer yang up to date, kursi yang nyaman, bahkan untuk beberapa perusahaan sudah menyediakan tempat makan yang berkelas dan tempat fitness untuk karyawannya. Namun dengan imbalan sebanyak itu masih banyak karyawan yang mengeluh dengan tempat kerjanya, memperlakukan pelanggan dengan kurang menyenangkan, dan khusus untuk PNS masih.. huff.. masih banyak yang harus dibenahi dari karyawan organisasi pemerintah ini.

Saya berpikir, apa jadinya kalau perusahaan atau instansi tempatnya bekerja tidak memberikan fasilitas-fasilitas yang disebutkan di atas. Yang perusahaan berikan hanya fasilitas standar. Apakah masih ada karyawan yang berpikir β€œsaya akan bekerja sebaik mungkin, dan saya yakin rejeki akan mengikuti saya”.

Continue reading

kenapa kita harus selalu bahagia?

Dalam sebuah kelas saya pernah bertanya β€œapa yang membuat kalian bahagia?” macam-macam jawabannya misalnya.. β€œbaru dapat kiriman uang, pak”, atau β€œkumpul dengan orangtua”, dll. Ini berarti ada anggapan bahwa kebahagiaan bisa didapatkan bila ada alasan yang mendasarinya, adanya keterlibatan hukum sebab-akibat.

Padahal bila sahabat ingin bahagia syaratnya cuma keinginan, Yup! Tidak ada syarat-syarat njlimet lainnya. Anda ingin bahagia, yaa.. bahagia saja. Semudah menghidupkan dan mematikan saklar lampu.

Memang terkadang situasi dan kondisi memaksa kita untuk mempunyai perasaan-perasaan lain, namun hal tersebut tidak menghalangi kita untuk berbahagia. Yang diperlukan hanya keinginan untuk bahagia dan fokus pada hal-hal positif yang membahagiakan! Lantas, untuk apa kita harus bahagia?

Continue reading

Karir mandeg? silahkan baca ini!

Sahabat semua..

Ada banyak pekerjaan yang bisa kita tekuni, salah satunya adalah buruh. Bagi sebagian besar orang profesi buruh adalah seseorang yang bekerja mengandalkan gaji. Walaupun saya lebih setuju bahwa sebutan buruh lebih cocok digunakan untuk seseorang yang masih bekerja pada orang lain, atau yang bersangkutan bukan pemilik dari usaha tersebut. So.. saya juga bisa disebut buruh.

Saya masih ingat dengan jelas tagline yang diajarkan rektor kampus termpat saya kuliah dulu. Dalam setiap pidatonya di depan mahasiswa beliau selalu mengingatkan kami β€œyou have to be above average, jadilah orang di atas rata-rata.. apapun profesi kita”.

Nah.. untuk menjadi karyawan yang above average, ada tips bagus dari Dadang Kadarusman tentang mental β€œb-u-r-u-h” yang dapat menjadi penghambat karir profesional sahabat dan sebaiknya buang jauh-jauh sikap ini. Apa saja sih..silahkan sahabat baca pencerahan berikut.. Continue reading